UJI TANDA (SIGN TEST)

Indonesia3

Oleh:  M.A.Yulianto.*)

Sesuai dengan namanya yaitu uji tanda, uji ini menggunakan tanda tambah atau kurang sebagai datanya. Uji ini membandingkan 2 populasi. Bentuk datanya adalah ranking dan berpasangan. Untuk setiap pasangan dicari selisihnya kemudian dihitung jumlah selisih positif dan jumlah selisih negatif.  Jika selisih pasangan data bernilai nol atau tanpa tanda maka pasangan tersebut tidak dianalisis, dengan demikian jumlah sampelnya (n) dikurangi.  Jika Ho benar, maka jumlah selisih positif dan jumlah selisih negatif kurang lebih sama atau masing-masing ½  dari jumlah sampel.

Ho : lokasi  kedua populasi sama  (p = 0.5)

H1 : 1. Lokasi kedua populasi tidak sama  (p ≠ 0,5)

2. Lokasi populasi pertama sebelah kanan dari populasi kedua (p > 0,5)

3. Lokasi populasi pertama sebelah kiri dari populasi kedua (p < 0,5)

Untuk n kecil (n ≤ 25), x adalah variabel random binomial, peluang yang berkaitan dengan terjadinya dibawah Ho dapat menggunakan nilai pada tabel.D.  Untuk memakai tabel ini kita sepakati bahwa  x = jumlah tanda yang lebih sedikit, contoh penggunaan tabel untuk n=9 dan x=2 nilai tabel adalah 0,090.  Jika nilai tabel < alpha maka keputusannya adalah tolak Ho (untuk uji satu arah).

Untuk n besar (n > 25), maka x dapat didekati dengan distribusi normal sebagai pendekatan dari distribusi binomial[1],  statistik ujinya :

ta1

Pendekatan ini menjadi sangat baik bila digunakan koreksi kontinyuitas (x ± 0,5).

(x + 0,5) digunakan bila x < ½ n.   (x – 0,5) digunakan bila x > ½ n.

contoh:

Dalam sebuah percobaan untuk menentukan mobil mana dari 2 jenis mobil tersebut yang lebih nyaman (comfortable) untuk dikendarai, 30 orang mengendarai secara terpisah mobil eropa dengan mobil amerika. Responden tidak diberitahu kedua jenis model mobil itu dan penentuan jenis mobil yang mana yang dikendarai terlebih dahulu ditentukan secara random. Setiap pengendara dari 30 orang tersebut ditanyai mengenai kenyamanan mobil yang dikendarainya dengan kriteria digolongkan dalam 5 skala yaitu :

  1. sangat      tidak nyaman
  2. tidak      nyaman
  3. sedang
  4. nyaman
  5. sangat      nyaman
ta2
ta3

                                  000a3

Sampai bertemu pada sesi tulisan yang lain, selamat menikmati statistik.

Jika ada pertanyaan dapat di kirim ke alamat e-mail:   yuliantoyorki@yahoo.com

*)  Penulis adalah dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik, Jakarta.


[1] Sidney Siegel

7 thoughts on “UJI TANDA (SIGN TEST)

  1. Maaf mau nanya sebelumnya. Itu Knp Amerika dijadikan sebagai pengurang ? Bagaimana cara menentukannya ? Itu bagaimana misalnya dibalik yg sebagai pengurangnya yaa ? Terimakasih

  2. Pak,saya kurang paham tentang uji tanda (sign test) sya disuruh buat persentasi tentang sign test tapi gatau tabel yang digunakan tabel hitung apa

  3. Pingback: just click for source

    • nilai p pada statistik uji Z di uji tanda merujuk pada nilai hipotesisnya. pada hipotesis nol peluang yang bertanda negatif atau positif dianggap sama yaitu 0,5. demikian ayu, salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s